Bener ga sih, cuma aku yang ada di hatinya?
Atau jangan-jangan sebenarnya ada orang lain di hatinya selain aku?
Dia ga akan menduakan aku kan?

Bisa dipercaya kan?
Walah…pertanyaannya kok banyak beud #hehehhe
Kalau kamu lagi ngalamin kondisi seperti ini, jangan2 kamu lagi krisis kepercayaan dengan si doi alias curiga mode on. Dan kalau dibiarkan terlalu lama yang ada kamu malah stres sendiri bahkan bisa merusak hubunganmu dengan si dia deh karena bawaannya curiga mulu. Mau ngapa-ngapain rasanya ga tenang karena pikiranmu yang terus kesita ama si dia.
“Dia lagi dimana, sama siapa dan berbuat apa (halah)”.

Nah kalo kamu ngga mau cape sendiri karena bawaannya curiga terus ama si dia, kita punya solusinya untuk kamu. Apa saja itu?

  1. Ngobrol Donk
    Biarin dia tahu kalo kamu punya masalah soal mempercayai dirinya. Cerita alasan2 apa yang bikin kamu tuh susah banget percaya sama dia, trus bilang kamu sangat mengharapkan kejujurannya dalam hal sekecil apapun. Buat kamu sendiri, jangan nyembunyiin kecurigaan kamu trus diam-diam memata-matai si dia, ngecek hape bahkan emailnya setiap hari, stalking medsosnya hingga  menggeledah isi tas dan jaketnya. Yaelah, emanknya kamu detektif ? Engga kan?
    Yakin deh diskusi dengan kepala jernih bakal bikin kedua belah pihak mendapatkan solusi yang terbaik.
  2. Beri Kesempatan
    Biarpun udah pernah ngebohongin kamu, kasih kesempatan si dia untuk berubah. Berikan dorongan dan motivasi untuk memperbaiki kepercayaan satu sama lain. Kalo kamu bisa belajar mempercayai dirinya, jangan kaget bila dia justru berubah menjadi semakin bisa diandalkan. Stop menelponnya sekedar untuk mengecek dia ada dimana, sama siapa, ngapain aja, bla.. bla.. bla.. Kalo dia bisa merasakan kepercayaan yang kamu berikan, dengan senang hati dia yang akan WA atau Line bahkan menelponmu untuk memberitahukan kegiatannya dan dengan siapa dia pergi.
  3. Stay Cool
    Si dia kepergok bohong? Enggak usah bertingkah seperti orang kebakaran jenggot donk! Emang ngeselin kalo si dia ketahuan bohong. But, jangan membesar-besarkannya tanpa ampun. Tunjukin sikap protes, tapi enggak perlu merembet kemana-mana. Tetap fokus pada masalah dan dengarin penjelasan yang dia berikan. Hindari pikiran yang enggak2 dengan meragukan seluruh pernyataannya dan menganggapnya selama ini bo`ong total sama kamu. Belum tentu juga kalee.. Kamu bisa bilang, kamu lebih suka kejujuran dari apapun juga. Tapi kamu musti konsekuen sama pernyataan kamu. Kalau dia udah ngomong jujur, jangan terus malah mencak2 mengharapkan jawaban yang enggak jujur… lho?! kan malah aneh.
  4. Bisa Dipercaya
    Jadilah orang yang bisa dipercaya sebelum menuntut orang lain berbuat sama. Kalo si dia juga enggak bisa mempercayai kita, jelas aja dia enggak bakalan bisa menjadi orang yang bisa kita percayai 100%. Hubungan dengan kekasih adalah hubungan “saling”. Kepercayaan bisa didapat dari sikap saling mempercayai. Satu sama lain harus rela berkorban menjadi figur pasangan yang baik dan bisa diandalkan, setuju?

 

“Curiga memang bukan penyakit yang mematikan
tetapi curiga yang berkepanjangan tanpa penyelesaian justru hanya akan membebani dirimu sendiri.”


banner rumah curhat