(Apa yang membuat jalan-jalan bersama Sahabat itu menyenangkan)

Hari Sabtu adalah hari yang paling kita nantikan sebagai anak kuliah yang lagi kost dan jauh dari rumah. Berhubung kita libur kalau hari Sabtu, jadi biasanya kita masih nongkrong di kasur berselimutkan bantal dan guling (hahaha…). Aku dan beberapa sahabatku kebetulan tinggal di kost yang sama, dan ini asik banget lho guys. Saat kita buka pintu kamar, dua langkah saja kita sudah bisa bertemu dengan sahabat sendiri. Kamarku sering menjadi tempat nongkrong, sampai pernah kita tidur 1 kamar untuk 5 orang padahal cuma ada 2 kasur. Beginilah keseharian kita saat di kost, susah senang dirasakan bersama. Apalagi mendekati ujian, kita bisa dipastikan selalu bersama karena kita dari jurusan yang sama di kampus. Jadi saat mendekati ujian, kita akan belajar kelompok untuk saling belajar dan mengajari satu sama lain.

Sarapan yang paling kita suka di pagi hari adalah bubur, telur dan cakue ditemani susu sapi hangat. Saat sarapan adalah saat yang paling aku nantikan karena sembari kita menikmati bubur hangat, kita ngobrol tentang banyak hal dengan sahabat satu kost. Sambil enak-enaknya menyeruput susu hangat ditemani bubur hangat dan beberapa gorengan kita mengobrol banyak hal. Di tengah-tengah obrolan salah satu dari kita punya ide, “bagaimana kalau hari ini kita jalan-jalan ke jogja?” dan spontan aku menjawab “aku sih yess”. Bagaimana dengan kalian semua? dan secara spontan mereka semua menjawab “okee, kita berangkat sekarang”. Inilah beberapa kegiatan yang membuat perjalanan kita seru abis.

1. Selalu bercanda selama perjalanan

Guys, begitu kita semua sepakat untuk berangkat ke jogja, salah satu dari kita menyarankan ide unik dengan mengumpulkan semua uang dan kartu ATM ke dalam satu dompet dan hanya boleh dipegang oleh satu orang. Kejadian konyol saat salah satu sahabatku tidak tahan ingin buang air kecil, sesampainya di depan toilet dia ingat kalau tidak membawa uang kertas. Akhirnya dia harus kembali ke mobil sambil menahan rasa kebeletnya dan kita tertawa keras karena ekspresi wajahnya. Tawa dan canda kita selama perjalan ke jogja membuat kita tidak mengantuk sedikit pun.

2. Semua jadi Supir

Masing-masing dari kita yang ada mobil bisa menyetir mobil, jadi kita menjadwalkan tiap kali kita melewati pom bensin kita harus berganti supir. Salah satu dari kita ada yang protes, “bagaimana kalau jarak dari satu pom bensin ke pom bensin lainnya dekat sekali?” Aku jawab “itulah serunya Guys..” (hahaha..). Jadi kita semua merasakan menyupir ke jogja, apapun keadan medannya. Hal positif dari seringnya beganti-ganti supir, kita bisa beristirahat dan perjalanan ke jogja jadi seru dan tidak berasa kalau sedang macet.

3. Makan dengan porsi “setengah”

Nah aturan yang tidak kalah seru adalah selama perjalanan ke jogja pulang pergi. Kita pesan 1 porsi tapi hanya boleh makan setengah porsi, lalu bagaimana dong dengan setengah porsinya lagi? Setengah porsinya kita bagi rata, jadi kita semua bisa merasakan rasa makanan yang sahabat kita makan. Menurut kalian seru ngga guys? aku bilang ini seru banget dah, apalagi satu kali kita mampir di warung nasi goring gila. Salah satu dari kita pesan nasi goring pedas dan aku ngga suka pedas. Jadi saat aku mencoba nasi goring yang dia makan, mukaku merah padam disertai keringat yang mengucur deras dari atas kepala.

4. Baterai Hp habis, hanya untuk photo selfie

Kita sangat ingin mengabadikan “moment” apapun yang terjadi pada perjalanan kita ke jogja. Setiap menit kita bisa lakukan “photo selfie” dengan kamera Hp kita. Untungnya masing-masing dari kita bawa “power bank” untuk mengisi daya listrik di Hp kita. Kejadian lucu yang pernah kita alami adalah saat kita photo bersama di café, terdapat anak kecil yang selalu ingin ikut photo padahal kita tidak mengenal anak kecil ini. Kita percaya photo adalah jejak petualangan kita ke jogja.

5. Kuliner, Kuliner, dan Kuliner

Guys, salah satu misi kita saat melakukan perjalanan ke jogja adalah ingin mencoba semua kuliner yang unik dan enak di kota jogja. Berbagai makanan kita usahakan untuk coba dan datangi, beberapa dari kalian pasti bertanya, “apa ngga boros tuh?” ya boros tapi hal itu semua terbayar lunas dengan kita bisa menikmati semua kuliner yang kita makan, belajar mengenai konsep tempat makan yang kita datangi, dan melihat berbagai cara pelayanan dan penyajian makanan yang unik. Salah satu contohnya adalah saat kita makan gudheg di malam hari, karena memang tempat makannya buka hanya pada malam hari. Tapi uniknya kita harus mengantri cukup panjang hanya untuk makan gudheg di malam hari. Dan tempatnya pun sangat sederhana, tapi rasa gudhegnya enak banget guys.

Semoga ceritaku bermanfaat ya buat kalian semua, tolong bantu share ke temen kalian ya guys. Thanks uda baca ceritaku ya.


banner rumah curhat