Lama tak jumpa
Inginku menyapamu

Aku masih kangen sama kamu
Aku senang jalan sama kamu
Aku kangen sama obrolan kita
Gak tau lagi deh kapan bisa ketemu
Tapi kalo ketemu juga mo ngapain
Palingan aku memalingkan muka dan pergi darimu
Teringat kata putus..
Yang sudah terucap

Yahhh.. single lagi dehhh 🙁 .
Udah lama pacaran bisa putus juga ya..?
Ya jawabannya tentu aja bisa. Karena yang namanya menjalin relasi dengan seseorang itu tak semudah memposting foto bersamanya di media sosial. Masing-masing orang punya karakter dan masa pacaran masa untuk saling mengenal satu sama lain. Tapi kalaupun akhirnya putus juga jangan berlama-lama sedih.

Memang, perpisahan mungkin menyakitkan, tapi jangan sedih. Kenapa? Karena perpisahan bukan berarti harapanmu untuk mendapatkan pasangan terbaik kandas kan? Justru itu mungkin salah satu cara Tuhan untuk mengenalkanmu kepada orang yang tepat sebelum akhirnya memutuskan ke jenjang yang lebih serius. Sedih boleh, tapi jangan kelamaan karena waktu tak akan menunggumu. Jangan padamkan harapanmu akan pasangan hidup, karena yang terbaik sedang menunggumu. Harapan itu tetap ada!

Selanjutnya 6 Kerugian Kalau Kamu Ga Mau Move On

Ok, sekarang kamu memutuskan untuk MOVE ON, tapi bingung bagaimana memulainya?
Apresiasilah hal-hal kecil dan sederhana, seperti:

  1. Mulai dari cara kita memandang kehidupan
    Kalo kita berpikir dari segi negatif / pahitnya perpisahan, yang ada kita akan terjebak untuk terus-terusan mengasihani diri sendiri, putus asa, hilang harapan bahkan bukan ga mungkin ujung-ujungnya jadi kepahitan. Ga mau kan?
  2. Memberikan waktu bersama keluarga
    Mungkin selama kamu menjalin kasih, kamu hanya sibuk dengan si dia sehingga secara ga sadar kamu ga punya waktu lagi Bersama keluarga. Nah, ini jadi saat yang tepat untuk kamu mulai memberikan waktumu bagi keluarga dengan mengobrol santai di rumah, makan malam bersama dan hal-hal sederhana lainnya. Karena di saat kamu sedih, keluarga adalah tempat pertamamu yang memberikan pelukan dan dukungan. Jadi, sudah selayaknya kamu juga memberikan waktu dan perhatian bagi mereka.
  3. Menyediakan “me time”
    Me time itu bukan maksudnya waktu untuk menangisi perpisahan ya. Yang dimaksud disini ya lakukanlah apa yang kamu suka, seperti memasak mungkin, travelling atau apapun yang kamu sukai. Dengan menyalurkan waktu untuk melakukan apa yang kamu suka itu akan membantu kamu untuk mempercepat move on.

Lakukan apapun yang kamu sukai dan tentunya tidak merugikan orang lain dengan sepenuh hati. Jika saat ini kamu tengah menempuh pendidikan, belajarlah dengan giat. Jika kamu seorang pekerja berikan yang terbaik. Berikan waktu untuk keluarga dan teman-temanmu. Ga perlu terburu-buru mencari seseorang setelah perpisahan. Pastikan dulu lukamu sembuh sebelum menjalin relasi baru karena jangan sampai kamu menjadikan orang berikutnya sebagai pelarianmu.

“Sembuhkan lukamu dulu sebelum menjalin relasi baru,
Jika tidak, kamu hanya akan menyakitinya”


banner rumah curhat