Dalam hubungan orang tua dan anak pertengkaran lazim terjadi. Hubungan yang baik dan harmonis dengan orang tua tidak mudah untuk dibangun terutama sang anak masih mementingkan ego dan enggan berkompromi. Kamu harus mengenali masalah utama dalam hubunganmu dengan orang tua dan fokus untuk mengubah pola pikir serta perilaku saat berada dengan orang tua. Tunjukkan inisiatif untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan mereka. Jangan menunggu orang tua yang berinisiatif untuk memperbaiki hubungan. Pertimbangkan juga segala hal yang telah mereka lakukan untukmu sehingga kamu pasti akan lebih bersyukur. Kamu pasti  semakin termotivasi untuk memperbaiki hubungan dengan berkompromi dan memaafkan ketika mereka membuatmu kesal.

Katakan kepada mereka bahwa kamu menghargai segala hal yang telah mereka lakukan karena tidak dihargai itu menyakitkan. Jangan pernah biarkan orang tua  merasakannya. Selain itu tunjukkan penghargaan kepada mereka dengan tindakan. Hadiahkan barang-barang yang mereka sukai atau inginkan, jika masih tinggal bersama mereka maka bantulah mereka dengan membersihkan rumah atau mencuci baju.

Kamu tidak perlu selalu meminta izin kepada mereka untuk melakukan sesuatu yang baik dan benar. Coba untuk definisikan diri dan buatlah keputusan pribadi berdasarkan keyakinan dan pemahaman sendiri. Terima masa lalu dengan ikhlas dan lanjutkan hidup dengan baik. Hubungan dengan orang tua di masa lampau mungkin tidak terlalu baik. Jangan biarkan pengalaman buruk tersebut mendominasi diri dan mendefinisikan hubungan dengan mereka ke depannya. Masalah dalam hubungan biasanya muncul ketika salah satu pihak tidak mau mengerti sudut pandang pihak lain. Berempati kepada orang tua itu perlu dan pahami alasan di balik sikap-sikap mereka.

Orang tua pasti memiliki sudut pandang berbeda karena mereka tumbuh pada generasi yang berbeda, norma sosial yang berbeda dan pola asuh yang berbeda sehingga pola pikir tentu juga berbeda. Cara mereka menjalani hidup sangat berbeda dengan cara anak menjalani hidup sehingga kamu harus memahami mereka. Segala perbedaan tersebut menimbulkan masalah dalam hubungan dengan mereka. Saat berbicara dengan mereka, ingatkan bahwa zaman sudah berubah. Minta mereka untuk mengingat-ingat hubungan dengan orang tua mereka. Apakah mereka pernah mengalami masalah akibat perbedaan generasi dengan orang tua? Banyak hal yang berbeda sehingga mereka harus paham perilakumu juga pasti berbeda.

Jangan ragu untuk menjadi mandiri dan mulai membangun identitas diri secara tidak langsung. Hubunganmu dan orang tua berubah arah menjadi lebih dewasa. Jadilah diri sendiri dan jangan hiraukan pendapat orang lain (termasuk orang tua). Coba tanyakan kepada diri sendiri tentang keinginan, cita-cita, perasaan yang sedang dirasa saat itu. Pastikan kamu menjawab semua pertanyaan dengan jujur. Coba memandang mereka sebagai orang dewasa lain bukan sebagai orang tua. Jika memandang mereka sebagai orang tua terus, tanpa disadari kamu bersikap manja seperti anak-anak di hadapan mereka. Akibatnya misi untuk mandiri dan menjadi lebih dewasa akan gagal. Jika terlalu mengandalkan orang tua terutama dalam hal finansial, tentu mereka merasa sangat berhak untuk bersikap otoriter atau memaksamu untuk selalu berada di rumah dan menghabiskan waktu bersama mereka.

Yuk bina hubungan baik dengan orang tua karena ibu yang melahirkanmu dan ayah yang membiayai semua kebutuhanmu. Orang tua sangat berjasa dalam hidupmu jadi kamu tidak boleh lupa dengan mereka. Semua manusia pasti punya kekurangan dan selalu berbuat salah. Bahagiakan kedua orang tua selagi mereka masih hidup karena saat mereka tiada mungkin penyesalan yang kamu dapat karena belum berbakti dengan orang tua.


banner rumah curhat