Aku tu maunya gini …
Trus gitu … and bla bla bla ….
Pernah mendengar itu? Atau pernah ketemu orangnya yang seperti itu? Atau jangan-jangan itu kamu lagi #ups #candakok.

Komplain itu muncul akibat dari kenyataan yang ga sesuai dengan ekspetasi atau bahasa sederhananya kenyataan ga sama ama harapan.

Well, yang namanya hidup ya pasti tak selalu berjalan sesuai keinginan kita, pasti ada gelombang-gelombang kecil ataupun besar yang menghampiri.Di sekolah ada yang namanya ujian yang kadang hasilnya ga sesuai harapan atau dalam persahabatan ada yang namanya gesekan alias ‘berantem’, tapi ya itu wajar sih. Yang ga wajar itu kalau kitanya terus-terusan komplen.

Lagian, seneng ga sih kamu deket dengan orang yang hobinya komplain terus? Ga kan? Hujan salah, panas salah, ada tugas salah, ga ada tugas juga malah bingung mau ngapain, ya intinya semua dianggap serba salah dan ujung-ujungnya ngomel / komplen terus.

Lagian ya, setidaknya ada 3 kerugian kalau kamu senengnya komplain melulu:

  1. Kamu jadi terkenal sebagai si Pengeluh
    Kalau media sosialmu penuh dengan komplain / ngeluh dan kata-kata yang keluar dari mulutmu juga berupa keluhan ya jangan heran kalau orang men-capmu sebagai pengeluh. Ga enak banget kan dikenal sebagi si pengeluh atau si tukang komplain? Karena itu yuk mulai dipikir dulu sebelum berbicara ataupun menulis sesuatu di media sosialmu
  2. Buang-buang waktu
    Iya buang-buang waktu, karena orang yang suka komplain hanya menghabiskan waktunya untuk komplain tanpa melakukan sesuatu. Kan mendingan waktunya kamu gunain untuk belajar, ngobrol dengan orangtua atau melakukan hobimu. Dengan begitu waktumu ga akan terbuang dengan sia-sia. Jangan nyesal di kemudian hari saat kamu sadar ternyata banyak waktu yang sebenarnya bisa kamu manfaatin daripada sekedar komplain.
  3. Dijauhi Teman-teman
    Ya iyalah, kalau hampir setiap hari kamu komplain atau ngeluh ke teman-temanmu mereka bisa bosen dan ujung-ujungnya ya ngejauhin kamu. Gimana mereka mau main dnegan kamu kalau belum apa-apa kamu udah cerita semua keluhanmu dan hamper setiap hari. Kalau kamu jadi mereka yang mendengarnya gimana? Sebel kan ngedengernya? Jadi stop komplain!

Komplain itu hal yang wajar kok, tapi menjadi ga wajar kalau itu dilakukan terus-menerus. So, stop komplain dan perbanyak bersyukur

“Saat kamu membiasakan dirimu untuk komplen, disaat bersamaan kamu akan kehilangan kesempatan untuk melihat kebaikan”

 


banner rumah curhat