Mengapa anak bisa jadi malas? Pasti seperti itu pertanyaan yang muncul di benak orang tua. Ada berbagai bentuk kemalasan anak-anak terutama pada remaja seperti malas beresin barang-barang pribadinya, malas makan, malas mandi, malas bantu orang tua, malas belajar dan masih banyak kemalasan lainnya. Kemalasan yang kerap membuat orang tua cemas adalah malas belajar. Beberapa masalah yang membuat anak malas belajar akan dibahas dalam artikel ini.

1. Beban Sekolah Terlalu Banyak
Dalam sehari, anak dicekoki banyak pelajaran berbeda yang ujiannya mengharuskan murid untuk menghafal kata demi kata. Hal ini tentu sangat melelahkan tidak seperti pendidikan di luar negeri.

2. Cara Mengajar Guru Tidak Menarik
Orang tua harus memperhatikan anaknya malas belajar hanya pada pelajaran tertentu atau pada semua pelajaran. Jika hanya pada pelajaran tertentu mungkin berhubungan dengan metode mengajar guru yang tidak asik sehingga anak tidak suka pelajaran tersebut atau anak tidak suka pelajaran karena tidak suka gurunya.

3. Anak Tidak Berorientasi Akademis
Tidak semua anak berpotensi baik secara akademis.Bisa jadi anak tersebut lebih suka seni atau keterampilan lain yang tidak berhubungan dengan pelajaran. Mungkin sang anak bercita-cita menjadi foto model, pelukis, koreografer, pemain bola,fotografer, atau impian lainnya. Anak-anak seperti itu sangat mungkin malas untuk menghafal saat akan ujian.

4. Gangguan Fisik
Remaja yang mengalami gangguan pendengaran atau penglihatan pasti membuatnya malas belajar karena ketidaksempurnaan fisiknya. Orang tua harus melakukan observasi dan pengecekan medis sehingga sang anak bisa semangat dan rajin belajar seperti anak lainnya.

5. Masalah keluarga
Masalah keluarga membuat anak jadi stress atau bahkan depresi sehingga malas untuk melakukan hal apapun terutama belajar. Masalah keluarga bisa berbentuk apa saja seperti persaingan sengit dengan saudara kandung, orang tua yang sering bertengkar dan ingin bercerai biasanya masalah serius yang membuat anak semakin malas belajar.

6. Tidak Ada Contoh atau Panutan
Anak yang tidak punya contoh sosok yang rajin pasti tidak akan menjadi rajin. Anak atau remaja belum dapat berpikir secara konkret sehingga mereka butuh contoh nyata untuk ditiru dalam banyak hal sehingga mereka bisa menentukan tujuan hidup (life goals) yang membuat semangat dan antusias.

Segala penyebab anak khususnya remaja malas sangat banyak untuk itu kamu harus mencari solusi untuk berubah menjadi rajin. Tips untuk mengatasi malas belajar dengan mudah bisa didapat dengan membaca buku-buku atau berbagai web dengan internet. Tips ini mungkin sulit dilakukan secara konsisten jika kamu tidak membereskan hal mendasar terlebih dahulu. Kelancaran komunikasi membuat kamu tahu apa keinginan dan kebutuhanmu dengan apa yang diinginkan orang tua darimu. Komunikasi harus dilakukan dengan nyaman sehingga semua pihak dapat terbuka untuk membicarakan isi hati. Berikut ini faktor-faktor mendasar yang harus dilakukan agar semua berjalan lancar dan sang anak menjadi kembali semangat.
Komunikasi yang baik melibatkan minimal dua orang dan terjadi secara 2 dua arah. Keduanya bisa saling melontarkan pendapat dan saling mendengarkan. Komunikasi juga berarti pembicara menyampaikan pesan kepada pendengar sehingga pesan diterima dengan baik. Orang tua sering lebih banyak bicara ke anak namun jarang membangun komunikasi sama sekali. Jika orang tuamu seperti itu maka kamu boleh memberontak sesekali, ingatkan mereka bahwa kamu bukan boneka yang harus hidup sesuai dengan keinginan mereka. Sering kali orang tua butuh untuk disadarkan tentang hal itu.

Beri tahu keluargamu untuk menciptakan suasana tenang dan nyaman di rumah agar kamu berkonsentrasi belajar. Ungkapkan keinginanmu seperti apa agar kamu menjadi semangat belajar. Tidak ada salahnya memberi tahu mereka bahwa mereka penyebab kamu malas dalam banyak hal. Jadilah anak muda yang positif dan membawa kebaikan untuk semua orang. Berubahlah jadi lebih baik supaya kamu semakin asik!

Seperti ada disebut, Hai Pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak.


banner rumah curhat