Perkembangan zaman menuntut kita untuk terus bergerak cepat. Segala informasi, data, kebutuhan dan lainnya dapat dengan mudah kita temukan di internet. Siapa sih yang sekarang ga tau internet ? Minimal Facebook dan Google, pasti udah banyak banget yang pernah pakai, dan tak bisa disangkal lagi kita sangat butuh internet. Kecenderungan ini ternyata memiliki dampak yang negatif juga, yaitu tidak ada obrolan interpersonal secara langsung antara kita dengan teman kita, saudara atau bahkan dengan orang tua kita.

Loh koq bisa sih, kan kita dengan orang tua kita serumah ? Yup bisa aja, kita sibuk dengan layar handphone atau laptop kita, bahkan orang tua kita juga bisa sibuk dengan layar handphone atau laptop mereka, bahkan ketika sedang makan malam di meja makan bersama.

Moment makan malam bersama keluarga itu sebenernya bisa menjadi moment kita mengobrol dengan orang tua atau dengan kakak adik kita. Karena setelah kesibukan dan aktivitas kita sepanjang hari itu, akhirnya kita bisa bertemu dan berkumpul bersama keluarga di meja makan.

Namun, banyak orang tua yang memperbolehkan anaknya membawa handphone ke atas meja makan. Mereka sendiri pun membawa handphonenya ke atas meja makan. 1 suapan sama dengan 2 kali balas chat, 2 kali comment status Facebook, 1 kali upload foto ke instagram. Alhasil, makannya ga beres-beres, ada kuah sop yang tumpah, air putih dituang ke atas nasi, dan kekacauan lain yang menghalangi kita menikmati makan malam kita dengan tenang.

Luangkan waktu bersama dengan orang tua untuk mengobrol tentang kekecewaan, kekesalan, kegiatan kita hari itu, mimpi dan cita-cita kita. Semua obrolan tersebut dapat tertuang di atas meja makan sambil makan malam. Ada seorang penulis pernah berkata, “pelajaran dan moral hidup yang kita pegang di masa depan, terkadang berawal dari obrolan di meja makan.”


banner rumah curhat