“Harusnya…”

Kata ini lah yang paling berbahaya buat para stucker atau orang-orang yang belum move on dari mantannya, mantan gebetan, ataupun mantan pacar.

Harusnya, aku lebih baik. Harusnya, aku lebih sabar. Harusnya. Harusnya. Harusnya. Kamu terus menyalahkan dirimu sendiri atas berakhirnya hubungan kalian. Bahkan sampe sekarang kamu cuma lihat ke dia lagi, masih pengen menyampaikan kata-kata yang belum pernah kamu katakan ke dia, masih nunggu dia. Justru, apa yang kamu lakukan itu membuat dirimu ngga semakin maju tatapi malah semakin mundur.

Terus gimana sih biar kamu bisa move on dari dia? Kamu ngga perlu buru-buru. Langkah demi langkah yang kamu jalani sekarang tanpa dia itu juga bisa bikin kamu move on dari dia. Kamu ngga perlu menutup hatimu dari dia, cukup tutup telingamu ketika kamu berharap mendengar suaranya lagi, tutup matamu ketika kamu berharap melihat dia lagi, tutup mulutmu ketika kamu berusaha memanggilnya lagi, pegang erat tanganmu ketika tanganmu berusaha menggapai dia lagi, hentikan langkahmu ketika kakimu berusaha berlari kembali ke dia. Dengan apa yang kamu lakukan itu, hatimu ngga akan terlalu berat menahannya sendiri, hatimu akan mulai menyadari memang dia bukan untukmu lagi.

Stucker, move on itu ngga perlu pindah ke lain hati. Kalau kamu memindahkan hatimu secara paksa ke orang lain, kamu bukan cuma menyakiti dirimu sendiri, tapi juga orang lain. Memang awalnya berat, tapi ngga ada sesuatu yang dimulai dengan ringan. Kalau kamu bisa mengendalikan mata, telinga, mulut, tangan, dan kakimu, apapun yang menyangkut dia akan terlihat biasa aja nantinya.  Bahkan kamu akan dengan mudah mendengar namanya, tersenyum kepadanya, menghampirinya, melambaikan tangan padanya, dan lagi kamu akan terbiasa melihat dia bersama orang lain. Kamu ngga perlu menyakiti dirimu sendiri dengan stuck lama-lama. Kamu akan dengan mudah membalik kata “Harusnya aku lebih baik padanya” menjadi “Harusnya aku melakukan ini dari dulu.” Nah stucker yang merasa dirinya belom bisa move on dari dia, bisa mencoba 5 cara di atas. Semangat ya!


banner rumah curhat