Tentang sahabat.

 

Seorang sahabat berbeda dengan seorang teman. Ia tidak akan memperlakukan kita seperti teman pada umumnya. Sahabat akan selalu ada disaat kita membutuhkan. Bukan ada disaat ia membutuhkan.

 

Persahabatan terjadi bukan karena ketidaksengajaan. Ketika dua orang menjadi sepasang sahabat, mereka telah melalui sebuah kesepakatan. Kesepakatan untuk selalu ada dan bersama selamanya.

 

Saat dunia meninggalkan kita, seorang sahabat akan selalu menemani kita bagaimanapun juga. Ia tidak akan meninggalkan kita. Karena sahabat adalah sosok yang setia. Ia tidak akan mengecewakan sahabatnya sendiri. Berbeda dengan seorang teman yang kadang hanya manis diawal saja.

 

Seorang sahabat juga tidak pernah berkhianat. Sahabat tahu mana yang boleh dan tidak boleh. Ia dapat membedakan baik dan buruk dengan sangat baik. Banyak cerita cinta yang berakhir hanya karena seorang sahabat. Itu salah besar. Mereka yang merebut sebuah hak bukanlah sahabat yang sesungguhnya.

 

Sepasang sahabat saling mempercayai satu sama lain. Tidak ada rahasia diantara mereka. Karena mereka berbagi banyak hal. Mereka menghabiskan waktu bersama. Tertawa dan menangis. Jika salah satu diantara mereka terjatuh, mungkin yang dilakukan seorang teman adalah menolongnya. Namun sahabat tidak. Ia akan tertawa saat sahabatnya terjatuh. Tetapi saat itu juga ia akan menjatuhkan dirinya sendiri agar mereka dapat tertawa bersama.

 

Seorang sahabat tidak akan menutupi kelemahannya. Karena kelemahan adalah tugas bagi seorang sahabat untuk melengkapinya. Bukan menutupinya.

 

Sepasang sahabat saling melengkapi satu sama lain. Saling mendukung. Namun tidak juga selalu setuju dengan semua keputusan yang dibuat. Karena sahabat tahu mana yang terbaik untuk sahabatnya. Ia tidak akan membiarkan sahabatnya terluka. Apalagi terluka karena dirinya.

 

Namun, sahabat yang sesungguhnya akan menusuk dari depan. Ia akan mengatakan hal yang jujur apa adanya. Tetapi ia selalu berusaha untuk tetap menjaga hati sahabatnya agar tidak terluka. Mereka memberikan kritik dan saran dengan kata-kata yang halus dan tulus. Semua mereka lakukan hanya agar kita menjadi pribadi yang lebih baik.

 

Dan dimana ada pertemuan, pasti ada perpisahan. Seorang sahabat tidak mungkin meninggalkan sahabatnya tanpa alasan. Oh, bukan meninggalkan tetapi hanya pergi sebentar. Ya. Pasti ada alasan khusus disaat ia pergi tanpa memberi tahu. Dan sepasang sahabat sejati akan bertemu kembali suatu saat nanti.

 

Karena persahabatan bukan soal siapa yang mengenal lebih dulu. Tetapi siapa yang datang dan tak pernah meninggalkan.

 

Inilah hal yang dapat aku bagikan tentang sahabat. Bagaimana menurut kalian? Apakah sahabat kalian benar-benar sahabat yang sesungguhnya? Semoga jawabanya iya. Jika tidak, tidak apa-apa. Itu artinya kalian yang harus menjadi sahabat yang sesungguhnya untuk sahabat kalian. Selalu jaga persahabatan kalian ya. Jangan sampai rusak dan hancur apalagi hanya karena sebuah cinta.

 

Terima kasih telah membaca artikel ini. Semoga bermanfaat bagi kalian semua. Jangan lupa like dan share ke teman-teman dan sahabat kalian ya!


banner rumah curhat