Sudahkah kalian berbagi waktu bersama keluarga dirumah atau hanya bekerja, bekerja dan bekerja serta hang out bersama teman-teman? Bersyukurlah kalian yang masih memiliki kedua orang tua lengkap dan peduli terhadap kalian. Karena banyak diluar sana yang tidak bisa merasakan kasih sayang penuh dari kedua orang tua mereka.

Broken Home.

Pernahkah kalian mendengar istilah seperti broken home? Broken home adalah kondisi kurangnya atau hilangnya perhatian keluarga terutama orang tua yang disebabkan oleh beberapa hal. Bisa karena sebuah perceraian atau kesibukan orang tua.

Aku ingin sedikit bercerita kepada kalian. Sewaktu SMA dulu aku mempunyai beberapa teman yang meskipun tidak dekat tetapi aku mengenal mereka. Mereka adalah beberapa siswi dari kelasku yang bergabung dan mebentuk sebuah geng. Meskipun berlabel geng mereka tidak pernah membuat onar disekolah seperti membully atau terlibat pertengkaran dengan siswi atau siswa lainnya. Mereka selalu bersama baik dalam pelajaran maupun luar pelajaran. Geng mereka terkenal glamour dan modis. Jika kalian melihat mereka dalam sekali pandang kalian pasti berpendapat bahwa hidup mereka penuh dengan warna dan tanpa beban sedikitpun. Namun dibalik canda tawa mereka sebenarnya mereka menyimpan begitu banyak luka mendalam. Ya, mereka adalah anak-anak broken home.
Broken home memberikan beberapa dampak buruk bagi korbannya. Antara lain anak menjadi lebih tertutup, cenderung mengandalkan orang lain, tidak mempercayai kedua orang tua, dan sulit diatur. Parahnya jika sang anak sampai menyakiti dirinya sendiri karena tidak dapat menanggung semua beban sendirian.
Banyak orang diluar sana mencibir anak-anak broken home. Mereka menganggap anak-anak broken home itu terlalu berlebihan dan mendramatisir masalah hidupnya. Namun itu semua mereka lakukan karena mereka belum pernah merasakan bagaimana rasanya mengalami broken home. Untuk itu sebaiknya kita tidak ikut-ikutan mencibir anak-anak broken home. Lebih baik kita menyemangati mereka dan menjadi pendengar setia disaat mereka sedang membutuhkan sandaran. Setidaknya dengan ini beban yang mereka miliki bisa berkurang sedikit demi sedikit karena adanya kita disamping mereka.
Jadi kalau kalian punya teman yang mengalami broken home jangan lupa untuk menyemangatinya ya! Semoga artikel ini bermanfaat untuk kalian. Jangan lupa like dan share ke teman-teman. Terima kasih sudah membaca artikel ini.


banner rumah curhat