“Hati yang berubah, bukan orangnya”

Kalau saat ini kamu sedang dalam keadaan dimana kamu merasa waktu yang kamu jalani bareng dia sudah ngga berarti lagi, dan belum menemukan alasannya, apa yang bakal kamu lakukan?

Tentunya, kamu sempat mikir untuk menyudahi hubunganmu dengan dia. Eitsss… Jangan sampai menyesal loh, belum tentu waktumu bareng dia saat ini itu benar-benar ngga berarti. Ada kalanya apa yang kamu pikirkan ngga sesuai dengan keadaan sebenarnya, atau apa yang benar-benar terjadi tidak sesuai dengan apa yang otakmu harapkan. Coba kamu pejamkan matamu sejenak, pikirkan apa yang sudah kalian lewati selama menjalin hubungan. Ingat lagi bagaimana caranya memandangmu, bagaimana suaranya ketika memanggil namamu, dan bagaimana tangannya menggenggam tanganmu. Kamu yakin waktu yang kalian jalani sudah ngga berarti lagi?

Ah, sebelum menjawabnya kamu harus tau kalau dalam suatu hubungan itu memiliki 3 masa yang bakal aku sebut musim. Apa aja sih masa atau musim itu?

  1. Musim Panas

Pasti kamu tau kan masa ini? Iya, ini masa dimana kamu dan pasanganmu masih hangat-hangatnya alias pasangan baru. Di masa ini, momen apapun itu pasti terasa sangat berarti. “Kapan ya aku dan kamu menjadi kita?” Masa inilah sebuah pembuktian atau bisa disebut jawaban dari pertanyaan itu. Bak pelampiasan masa menunggu dan masa mendekati yang selama ini kamu jalani. Kamu dan dia akhirnya bisa melakukan apa yang selama ini ngga bisa kalian lakukan sebelum resmi menjadi pasangan. Masa dimana penuh dengan panggilan sayang. Masa dimana tidur larut karena, “kamu tidur duluan sana” yang ngga ada habisnya sampai salah satu ketiduran.

  1. Musim Gugur

Fyi, masa inilah yang aku bahas di atas tadi. Iya. Hatimu berubah, kamu tidak. Tapi, hatimu tidak berpindah pada orang lain. Dia hanya berubah, menjadi bosan. Masa ini adalah masa yang menyebabkan kegagalan banyak pasangan dalam menjalin hubungan. Pada masa ini kamu dan dia benar-benar diuji siapa yang paling bisa bertahan, siapa yang rasa cinta pada hatinya lebih besar dari rasa bosan, dan siapa yang tidak akan pergi. Jujur, aku salut dengan pasangan yang masih bisa bertahan di masa ini. Jangan biarkan rasa bosanmu mengalahkan cinta kamu ke dia. Tidak ada pohon perjuangan yang berbuah kesia-siaan

  1. Musim Semi

Kalau ada masalah pasti ada solusi, kalau masa di masa sebelumnya adalah masa yang diisi dengan “masalah,” di sinilah kamu memperbaiki semuanya. Kamu bakal mulai ngerti arti dari setiap masalah yang kamu hadapi sama dia, biasanya setelah melewati masa kedua kalian bakal lebih rekat lagi. Oh iya, kalau kamu bisa sampai ke masa ini kamu ngga perlu meragukan perasaan kamu ke dia atau perasaan dia ke kamu. Aku salut loh sama pasangan yang bisa sampai ke masa ini. Tentunya, kamu juga bisa sampai ke masa ini. Semangat!!!

Gimana guys? Setelah membaca 3 masa di atas apa yang bakal kamu lakuin? Apapun keputusan kamu, jangan sampai menyesal ya.

 


banner rumah curhat